​Jadwal pencairan BLT subsidi gaji Rp 600.000 peserta BPJS Ketenagakerjaan

    KONTAN.CO.ID - Pemerintah batal mencairkan bantuan Rp 600 ribu per bulan secara serentak akhir Agustus ini. Menjelang tutup bulan ini, BPJS Ketenagakerjaan belum mendapatkan seluruh data penerima bantuan Rp 600 ribu. Padahal Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji kepada pegawai gaji di bawah Rp 5 juta tersebut harus divalidasi. 

    Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menerangkan, sampai saat ini sudah ada 13,7 juta nomor rekening yang sudah terkumpul sebagai calon penerima bantuan Rp 600 ribu. Dari jumlah tersebut sekitar 10 juta nomor rekening sudah tervalidasi.

    Nomor rekening calon penerima subsidi gaji yang diserahkan ini pun diserahkan secara bertahap setelah divalidasi secara bertahap. 

    "Yang tervalidasi ini akan diserahkan secara bertahap yaitu sebanyak 2,5 juta per batch. Ini kita lakukan agar memudahkan melakukan rekonsiliasi, monitoring dan prinsip kehati-hatian," ujar Agus dikutip Kontan, Senin (24/8).

    Mengingat sampai saat ini nomor rekening calon penerima yang terkumpul baru sebanyak 13,7 juta, maka ada sekitar 2 juta nomor rekening lagi yang belum diterima BPJS Ketenagakerjaan.  Agus pun meminta agar pemberi kerja segera menyetor seluruh data tersebut.

    Jadwal pencairan BLT pekerja

    Pemerintah akan tetap menyalurkan bantuan Rp 600 ribu, namun secara bertahap. 

    Dikutip Kontan, Selasa (25/8/2020), pencairan bantuan Rp 600 ribu paling cepat akhir Agustus dan paling lambat selesai akhir September.

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun mengatakan, bantuan Rp 600 ribu atau subsidi gaji ini akan mulai disalurkan pada akhir Agustus. 

    "Paling tidak akhir Agustus dicairkan," kata Ida.

    Menurut Ida, pencairan dana bantuan Rp 600 ribu akan berlangsung secara bertahap. Pasalnya, data calon penerima bantuan BLT karyawan ini juga didapatkan secara bertahap.

    Ida menargetkan minimal data yang diterima setiap minggu sebanyak 2,5 juta rekening sehingga pemerintah bisa menerima 15,7 juta data calon penerima di akhir September 2020. 

    Tahap BLT cair

    Setelah BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi, kemudian data nomor rekening calon penerima subsidi gaji tersebut akan diserahkan ke pemerintah secara bertahap yaitu sebanyak 2,5 juta per batch. 

    Lalu, data rekening calon penerima bantuan Rp 600 ribu yang diterima oleh Kemnaker ini akan diproses kembali oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan nomor rekening yang diterima sesuai dengan data-data yang ada. 

    "Setelah 2,5 juta ini diserahkan, kami membutuhkan waktu untuk mengecek kesesuaian data yang disampaikan. Kami membutuhkan waktu. 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. 

    Nantinya, setelah data tersebut diproses, data tersebut juga akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan supaya dana bantuan Rp 600 ribu dicairkan.

    Dana BLT karyawan tersebut akan disalurkan ke bank penyalur atau bank pemerintah dan kemudian disalurkan ke rekening penerima program subsidi gaji.

    Pembayaran dana bantuan Rp 600 ribu dilakukan selama 2 tahap. Dengan demikian, setiap penerima BLT karyawan mendapatkan dana Rp 1,2 juta per penyaluran. 

    Pemerintah sudah mengalokasikan dana bantuan langsung tunai / BLT karyawan tersebut kepada 15,7 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

    Adapun, untuk program bantuan subsidi gaji ini, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 37,7 triliun. Penerima BLT karyawan ini akan menerima bantuan Rp 600 per bulan selama 4 bulan.

    © 2014 Annisa Rahmah. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.